Selasa, 09 Agustus 2011

Warna Hati

tertatih aku mengukir pelangi dari tiris yang datang berkali
mencampur tangis dengan harap hingga jadi bahagia
meramu mimpi jadi apa yang dapat kugenggeam
setelah satu bagiannya hilang

kusebut ia bintang, kusebut ia cahaya, kusebut ia sayap
kusebut ia apa saja yangbisa wakilkan rasa

sampai hari ia menjadi es
dan hilang dalam garis cerita yangtak mau pupus
mungkin diambil matahriatau apa saja yang bisa buatnya pergi

tapi aku tak mau menutup cerita
tertatih aku mencipta pelangi dari semua warna yang kupunya
tak mau luruh, tak boleh luruh