Rabu, 30 November 2011

Kupu Kupu Hitam (2)

Kupu kupu hitam yang terbang malam
bersembunyi dalam relung-relung kegelapan
menghindari cahaya meski hanya sekelebatan
menjauh, dari apa yang biasa mencerahkan

Kepak sayap hitam yang bermain dalam taman gulita
menyesap madu dari bunga-bunga yang jua tak berwarna

entah kapan cahaya akan mulai menyapanya
atau justru ia yang belum menentukan jawabnya

Membiarkan imaji menjadi semakin pekat
hingga lahir telur-telur pada malam yang larut
dalam sunyi yang tak bisa direnggut
lalu berkembang menjadi ulat-ulat
menggeliat

Kepompong-kepompong hitam semakin marak
pada waktu saat pagi mulai menyeruak
lalu tak ada yang tampak

Kupu-kupu hitam dan semua fase hidupnya
kembali ke tempatnya
yang tak tersentuh cahaya