Sabtu, 14 Januari 2012

Satu Malam, Seribu Malam

Aku menantimu di ujung senja
Pada malam malam dimana kapal membawamu berlayar
jauh
hingga pandang tak lagi mampu menahannya

air mataku menetes
antara bahagia dan rindu yang meraksasa
entah darimana firasat itu menyapa
Tuhanmu
mungkin begitu rindu



Tapi malam itu
aku dan egoisku
ingin satu saja
cindera mata bukti kau ada
kau mengangguk. mengiyakan
pinta terakhir sepanjang cerita kita
bukti cintamu. bukti setiaku

Allah merahmati malam itu
saat kudengar kau dijemput bidadari
aku cemburu
bagaimana tidak, kita hanya bersama sejenak

tapi waktu bergulir memberi bukti
kasih kita tak henti
bukti cinta kita suatu hari kan turut menyusul ayahnya
suatu hari si Syurga-Nya
kita berkumpul lagi