Kamis, 12 Januari 2012

Tanah Gersang Merindu Tetes Hujan

aku merindu ...
seperti tanah gersang merindu tetes hujan

aku tak mengenal pekat,
aku tak tahu bahwa malam itu hitam
seperti apa yang biasa diungkap
ini Jakarta, dengan langitnya yang kemerahan

Entah apa yang tersirat di dalamnya
cermin pribadi-pribadi "modern" penuh obsesi
merah, semerah langitnya


atau mungkin justru harapan
pribadi optimis
yang percaya tentang masa depan
ada di tangan pelukis

aku merindu ...
seperti tanah gersang merindu tetes hujan

Bintang Jakarta tak lagi berkelip di langit
tapi di jalanan
membingkai cakrawala tak lagi di atas garis

:: mungkinkah Tuhan juga telah berpindah?

aku merindu-Mu
seperti tanah gersang merindu tetes hujan