Kamis, 02 Agustus 2012

Kita...Segenggam Pasir

Kadang "berusaha keras" bukan cara terbaik untuk mendapatkan sesuatu.

Ada sebuah hubungan, antar manusia. punya teori yang mungkin sedikit beda dengan apa yang biasa kita sebut "mimpi". Kita mungkin sempat berharap sesuatu pada seseorang. tapi yah, seperti biasanya, menjaga hubungan itu seperti menggenggam pasir. kau tahu khan? Semakin erat kau menggenggamnya makan semakin mudah ia jatuh melewati sela-sela jemarimu. sederhana. sangat sederhana malah.

Tapi, seberapa renggang kita mesti melonggarkan genggamannya?
ahh...
sudahlah, sejenak mari kita tatap matahari dan arak-arakan awan. menarik nafas seperlunya. biar semua kekhawatiran itu hilang.
sejenak mari kita menatap ke arah lain. ke dalam diri sendiri mungkin? biar orang itu juga punya waktu untuk dirinya sendiri. biar "genggaman" itu bisa sedikit melonggar, biar "pasir" di dalamnya tidak jatuh melewati "sela jemari".

lalu, setelah itu kita tinggal tersenyum. karena pasir yang ada pada genggaman yang terbuka juga bisa hilang diterbangkan angin. jarak yang terlalu rapat itu mesti direnggangkan, tapi jangan sampai terlalu renggang.

Kita ada, untuk saling memahami, satu dengan lainnya.
Kita ada, untuk saling menjaga, satu dengan lainnya.
Jadi, mari tersenyum, dan lanjutkan semuanya seperti biasa
^^