Rabu, 21 November 2012

Cagar Rusa : Camp Garuda #1 "Harapan itu Masih Ada"

"Kita tidak memiliki kekurangan, kita hanya berproses" 
 -Munir, 2012-
Sebuah sambutan singkat dari Ketua Garuda Keadilan Bogor, Muhammad Sirojammuniro pada saat launching Garuda Keadilan Bogor kemarin (18 november 2012) di Bumi Perkemahan Cimandala setelah rangkaian acara Camp Garuda #1 "Harapan Itu Masih Ada" (Cagar Rusa). Prosesi launching yang dihadiri oleh perwakilan dari Garuda Keadilan Pusat, pengurus Garuda Keadilan Bogor, dan seluruh peserta CaGar berlangsung dalam atmosfer yang khidmat dan kekeluargaan.


Camp Garuda #1 merupakan acara pertama yang dilaksanakan oleh Garuda Keadilan Bogor. Ada banyak kekhawatiran sebelum acara ini dimulai. Persiapan yang terasa belum maksimal, sumberdaya yang kurang, dan panitia yang tersebar di berbagai kampus di Bogor membuat kekhawatiran itu berkelindan bahkan sampai hari-H.
Dan akhirnya, acara yang telah lama ditunggu itupun tiba, 17 november 2012. Sekitar pukul 12 siang peserta pertama datang diantar keluarganya. Tak lama setelahnya peserta lainnya datang. Acara dimulai pukul 13.00 setelah makan siang selesai. Dilanjutkan dengan pembagian tenda dan kumpul bersama mentor tenda. Setelah itu materi pertama dimulai. Peserta tampak antusias dan terhibur dengan materi Nizhamul Utsar yang dibawakan pak Arif Dahsyat. Beberapa kali terdengar tawa renyah peserta di ruangan hingga ke tempat panitia yang tengah memastikan kesiapan agenda berikutnya. Setelah jeda shalat ashar, acara dilanjutkan oleh kak Ach Firman Wahyudi tentang Peran Pemuda Muslim.
Di tengah materi, hujan mulai turun rintik, panitia ikhwan dengan sigap memeriksa kekuatan tenda peserta dan membuat parit di sekitar setiap tenda. Hujan semakin lebat, tak terelakkan sebuah tenda peserta akhwat banjir dan terpaksa dirobohkan panitia untuk dipindah ke tempat yang lebih kering.

Waktu shalat maghrib tiba, acara kembali di jeda shalat, pembacaan matsurat, dan coffee break. Hujan sudah lebih reda. Terpal-terpal peserta dijemur agar tidak terlalu basah. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi kecil. Seluruh peserta dibagi menjadi tiga kelompok besar untuk membahas masalah yang saat ini ada di kalangan pemuda. Diskusi berjalan seru, bahkan saat waktu diskusi sudah selesai, beberapa peserta masih melingkar dan melanjutkan diskusi dengan mentornya masing-masing. Setelah shalat isya dan makan malam, acara kembali berlanjut dengan presentasi hasil diskusi dari setiap grup dengan gambar yang telah dipersiapkan sebelumnya, yang kemudian ditutup dengan pembacaan Ikrar Alumni Camp Garuda #1 pada pukul 23.00. Tenda yang banjir mengubah rencana, sehingga peserta putri tidur di aula, dan peserta putra di mushala.

Dini hari peserta kembali dibangunkan untuk Jalan-Jalan Malam. Waktu tidur yang singkat ternyata tidak mengurangi semangat dan kreatifitas peserta. Keceriaan peserta dan semangat panitia seperti saling menyalurkan energi sehingga acara Jalan-Jalan Malam tidak terasa melelahkan. Jalan-Jalan Malam ditutup dengan muhasabah di depan api unggun dan kemudian shalat Shubuh.
Pagi menjelang, setelah istirahat dan sarapan, outbond dimulai. Empat permainan dimainkan dengan penuh semangat antara dua kelompok yang saling bertanding. Keceriaan dan semangat terpancar dengan jargon dan yel-yel dan disuarakan dengan lantang. Game kelima "Menara Kemenangan" dilakukan dengan pertandingan peserta melawan panitia. Pengawas dari kepanduan menjadi korlap untuk game kali ini. Adu badan, dan amunisi air terlempar kesana-kemari. Menara yang disusun peserta berkali-kali rubuh, namun hal itu tidak menyurutkan semangat peserta. "Masih bisa!" lantang seorang peserta, "Harapan itu masih ada!"
Dan meskipun pada akhirnya menara itu tetap tidak dapat tegak berdiri, senyum sumringah tetap terpancar meski lelah dan badan penuh tanah.

Acara masih berlanjut setelah makan siang, Munir memimpin sedikit intermezo dan diskusi terbuka pemilihan calon ketua angkatan alumni Camp Garuda #1. Diskusi dihentikan sementara ketika pembicara datang, dan dilanjutkan kembali setelahnya.

Hujan mulai turun rintik-rintik. Tapi antusias peserta tidak tampak berkurang sama sekali. Pembagian doorprize dan pengumuman peserta dan kelompok terbaik semakin meramaikan suasana. Hingga perwakilan dari Garuda Keadilan Pusat datang dan melaunching terbentuknya Garuda Keadilan Bogor secara resmi.

Maka berakhirlah rangkaian acara Camp Garuda #1 "Harapan itu Masih Ada" (CaGar RuSa). Semoga semakin menguatkan ikatan ukhuwah di antara kita. Semoga semakin meningkatkan kapasitas kita. Sebab...

"Kita tidak memiliki kekurangan, kita hanya berproses" 
 -Munir, 2012-