Senin, 12 November 2012

Kotak Putih

Kotak putih itu akhirnya sampai ke pemiliknya, awal november kemarin.

Terkadang, memang butuh sedikit bahkan banyak jalan memutar yang perlu dilalui hanya untuk menemukan bahwa sejak awal kita telah berada di tempat yang dituju.
Proses.

Disini bukan masalah terlupakan atau apapun tentang hilang ingatan. Tentang satu hal itu benar-benar bukan masalah lagi.

Hanya rasanya lucu, aku sudah memutar terlalu jauh hanya untuk menemukan bahwa yang kucari ada di tempat dimana aku berawal.
Kekuatan.
Dan sedikit kepercayaan bahwa ada sepasang bahu yang bisa jadi sandaran.
Ada sepasang mata yang tak lepas melihat kemajuan dan kemunduran yang kupunya.
Ada sepasang telinga yang selalu siap mendengar keluhan yang ada.
Ada kata-kata yang tak bisa kita dengar dari siapapun selain dia.
Dan ada tempat untuk kembali di saat semua terasa begitu melelahkan.


Kotak putih itu sudah sampai ke pemiliknya sejak awal november kemarin.
Sama seperti sesuatu yang telah benar-benar putih di dalam sini.

Kotak putih itu sudah sampai ke pemiliknya awal november kemarin.
Meski memang ada sesuatu yang membuatku sulit lepas darinya,
keyakinan bahwa ada satu pertanyaan yang hanya bisa dijawab olehnya.
Satu pertanyaan sederhana saja.

Ini masih pertengahan november,
lalu kotak putih itu kini menjadi sayap yang buatku semakin maju.
semuanya selesai. semuanya usai.
ikatan tak terlihat itu telah hilang.
sebab jawaban yang kucari telah ditemukan.

semua hanya basa-basi dengan masa berlaku yang sudah kadaluarsa sejak lama.

memang, semua akan kembali ke satu arah.
bagaimana kita berdiri dengan kaki sendiri.
bagaimana kita bersandar langsung ke langit.

Jadi, semua sudah selesai.
tuntas. sempurna.
tinggal bagaimana kita mengolah sisanya.