Rabu, 26 Desember 2012

Celoteh Newbie (1) : Qiyadah & Jundiyah


"Undzur maa qoola, wa laa tandzur man qoola"
Kepercayaan. Kesempatan.
Saya pikir dua hal ini ditambah bimbingan cukup untuk membuat seseorang naik ke tahap selanjutnya.
"Lihat esensi yang dikatakan, bukan siapa yang mengatakan"
Berikan kepercayaan secukupnya, dan bimbing ia perlahan. Karena seringkali orang kurang berkembang bukan karena kurangnya potensi, tapi kurangnya kepercayaan dan kesempatan.

Terkadang, ada kondisi dimana orang yang kita kurang percaya, orang yang kita anggap kurang mampu, menjadi pemimpin kita. 
ats-Tsiqoh. Percaya.
Hal kedua setelah al-Fahmu pada 10 arkanul Bai'ah.
Percaya saja siapapun dia kemarin, jika saat ini ia yang menjadi qiyadah kita, maka Allah merasa bahwa sudah waktunya orang tersebut untuk sanggup.
"Laa yukallifullah nafsan illa wus'aha"
Hal ini bukan hanya untuk membantu kita merasa ringan atas ujian yang datang. Tapi bagaimana kita belajar percaya bahwa orang lain pasti mampu menjadi lebih baik, bahwa orang lain mampu mengemban amanah yang saat ini baru ia cicipi.

Okelah, kita sama-sama belajar, kalau ada yang salah dalam postingan ini, dengan segala kerendahan hati saya minta koreksinya.
^^

Saya percaya banyak orang yang mampu dan lebih baik dalam mengelola atau memimpin dibanding siapapun yang saat ini tengah menjadi pemimpin. Tapi percaya saja bahwa Allah punya rencana. Mengajarkan seorang jundi agar mampu menjadi qiyadah bagi orang yang lebih baik darinya, dan mengajarkan seorang qiyadah agar ikhlas menjadi jundi orang yang selama ini ia pimpin.

Setiap orang punya potensi. Itu hal yang menjadi fokus utama saya. Tinggal bagaimana kita mengarahkan setiap potensi ini agar berkembang indah, dan bukan tenggelam apalagi sampai gugur. Entah kita sebagai qiyadah atau jundi. Saya percaya, dimanapun kita, selau ada cara untuk meningkatkan potensi siapapun. Asal kita tahu celahnya.

Bismillah...
Saya harap kita bisa sama-sama belajar, tentang apapun.
Sebab hidup adalah berlari,
berlari menuju kebaikan yang lebih dari sebelumnya.