Sabtu, 12 Januari 2013

One Step Closer

"One step closer to the edge"
Buat penggemar Linkin Park mungkin tahu sepotong kalimat yang aku tulis barusan.
Hahha...
Aku bukan penggemar LP banget banget sebenernya, lagu itu juga ga tau kelanjutan atau teks lengkapnya apa.
Oke, tapi bukan itu yang mau dibahas.

Dulu, pernah ada yang bilang ke aku,
"seringkali kita berhenti justru saat kita tinggal selangkah lagi menuju jalan keluarnya. Selangkah lagi menuju puncak keberhasilan kita"

Masa depan itu adalah hal yang paling gelap. Bahkan dari langit malam sekalipun. Dan mimpi adalah cahaya yang meneranginya.
Tapi tetap saja, jalan di depan sana siapa yang tahu. Antara kita dan akhir cita ada tabir pekat, yang ga akan bisa disibak kecuali dengan gerak.

Kadang saat merasa begitu lelah, penat, bosan, bahkan hampir putus asa, rasanya ingin berhenti saja. Tapi kadang ketakutan bahwa mungkin hanya tinggal satu langkah lagi membuatku ragu untuk berhenti.
"Bagaimana kalau hanya tinggal sedikit lagi? Bagaimana kalau ini yang sebenarnya aku tunggu?"

Setiap langkah yang aku tapaki adalah satu langkah yang membuatku semakin dekat dengan mimpi itu.
"One step closer to the edge"
Di depan sana ada cahaya terang yang menunggu, hanya saja ada tabir pekat yang harus kusibak dulu untuk dapat sampai disana.