Kamis, 07 November 2013

Almost Midnight

Almost midnight.
Sinyal biasanya berdamai di saat-saat seperti ini. Hahha..

Hei, apa kabar lagi?
Malam ini lagi-lagi aku ketakutan. Entah karena sendiri, sepi, gelap, lelah, atau memang aku yg terlalu penakut. Malam seperti ini selalu mengantar rasa takut yang belum bisa kutemukan akarnya.

Lagi-lagi pikiran-pikiran aneh melintang-lintang di fikirku.
Dua suara bersahut-sahut. Pengang rasanya. Bersuara, atau mendengar. Pilihannya hanya itu. Aku tak suka yg kedua bila tengah sendiri.
Satu suara terus menyalahkan, yang lainnya memberi pembelaan. Keduanya sama tak menyenangkan. Harusnya aku menulis, semuanya lebih mudah saat aku masih menulis.

Ah, apa kabar?
Aku hanya tak ingin menyebut "Kinara" saat ini. Biar saja mereka berlari di jalurnya.
Malam ini rasanya aku malah berjalan ke arah menyerah. Menyeramkan rasanya. Hahha...
Baru kali ini aku merasa "maju" malah tampak jauh.
Sesuatu yang kugenggam nyaris lolos dari sela jari. Genggamanku malah semakin melemah rasanya. Ini konyol. Hahha...
Aku memang penakut sejak dulu, aku memang tak sekuat yang lain sejak lama. Tapi aku tak pernah merasa kehilangan mimpi seperti hari ini.

Aku memang sering sendiri. Tapi tak berarti aku benar2 sendiri. Entah bagaimana, aku selalu merasa ada yang menopangku, meski tak pernah yakin benar.
Tapi hari ini, entah bagaimana aku merasa tak butuh ditopang. Sebab hanya orang yang INGIN kuat yang butuh support.

Hahha,
Tiba-tiba...rasanya seperti kehilangan banyak, tp tak merasa kehilangan.

Menjadi orang biasa-biasa saja itu menyedihkan. Setidaknya itu pikirku.
lalu, apa kabar? Hari ini rasanya aku malah ingin menjadi orang biasa saja.

Jadi, selamat malam.
Semoga fajar cepat datang kembali...
(^-^)