Sabtu, 12 April 2014

Lab Malam

Malam, Kinara....
Setelah satu hari dua malam berdiam di lab, akhirnya tahap kedua dari metode pertama penelitianku selesai.

Ada satu hal yang kerap kali membuatku sedih, bahwa tidak ada yang menawarkan diri saat aku butuh bantuan. Hahha. Tapi sekarang aku mencoba melapang hati, sebab ada begitu banyak hal dalam hidup yang mesti diurusi. Maka sekedar berjalan sendirian sesekali seharusnya tak masalah. Tapi memang beginilah aku, bahkan hanya dengan sepi dan gelap saja aku kesulitan. Tapi, aku percaya bahwa Allah begitu baik. Seperti hari ini. Setelah meminta banyak orang dan tidak ada respon, aku meminta seseorang secara langsung. Aku tak bisa memaksa, Kinar, dan akan sangat bersyukur saat ada yang mau membantu. Dan hari ini, aku ditemani seseorang ke Lab yang ternyata sangat ramai.
:D

Semuanya selesai cukup larut, dengan kondisi ponsel yang mati, aku asik saja mengerjakan segalanya. Dan begitu aku tiba di kamar dan menyalakan ponsel, beberapa sms masuk. Satu diantaranya pesan personal. Aku orang yang sulit meminta bantuan, Kinar. Dan tentu saja tak banyak mendapat bantuan langsung ataupun perhatian tersurat. Maka saat seseorang yang memang kutahu baik -dan selalu baik meski kadang bisa menyebalkan. Hahha- menawarkan bantuan di saat yang tepat, entah kenapa tiba-tiba saja haru itu menyeruak. Hahha. Aku terlalu perasa sepertinya.

Kinar, aku hanya mau titip kata bahwa aku mencintainya karena Allah. Satu dari sahabat terbaik yang kumiliki.
Kata itu tak perlu sampai padanya, aku hanya ingin menceritakannya saja. Sebab aku tak pernah cukup baik mengungkapkan sesuatu. Maka paling tidak, aku ingin membantunya dengan tak lagi banyak bicara.

Dan selamat malam, Kinara.
Semoga berkah Allah menjadi selimut malam bagimu, baginya, dan kita.
:)