Kamis, 09 Oktober 2014

Waktu Merindumu

aku tak pernah sempurna mampu merindumu
ada banyak garis halus yang melintang di ruang antara kau dan aku

malam masih saja gulita, menyisakan kerlip gemintang
manis memang, cantik memang, tapi tak cukup mengubah malam jadi benderang

rindu ini seperti bait nada yang belum teraksara
indah memang, tapi tak terasa begitu sempurna

aku menunggu, hingga waktu dimana segalanya bebas kita ungkapkan
aku menunggu, hingga mentari gantikan gemintang dan sinari tempat kita terdiam